Membangun Website Bisnis di Internet yang Powerful & Profesional

Untuk memiliki bisnis di internet maka pastinya kita harus tahu produk apa yang harus kita jual, bagaimana membuatnya, atau dimana bisa mendapatkannya jika kita tidak bisa membuatnya. Dan yang lebih penting lagi… kita harus memiliki website untuk menjual semua produk tersebut.

Bagaimana cara mudah membuat website untuk bisnis online? Ah, gampang itu.

Saat ini dunia internet marketing sedang mendapatkan “berkah”-nya, sehingga orang (pemilik usaha) beramai-ramai memasang produk-produknya di internet, dan akhirnya beramai-ramai pula mempertanyakan bagaimana cara bikin website untuk bisnis mereka.

Lha.. hubungannya apa? Sebagai media promo dan jualan di internet dong.

Membuat website terlihat sulit untuk banyak orang. Mereka berpikir bahwa membuat website memerlukan sebuah keahlian khusus yang tidak mudah dipelajari dalam waktu yang instan. Seperti tentang pemrograman, desain, dls.

Tahukah Anda… itu pendapat yang keliru sebenarnya. Anda sebenarnya dapat dengan mudah membuat sebuah website dan menghasilkan uang untuk anda dari bisnis anda tersebut. Ya tergantung anda mau percaya atau tidak, dan juga tergantung anda mau melakukannya atau tidak.

Penghasilan terus mengalir dari internet tanpa kita harus bekerja “membanting tulang” dan menghabiskan banyak waktu.

Bagaimana Membuat Website (Dahulu dan Sekarang)

Dahulu hanya programer atau teknisi website yang benar-benar memahami pembuatan script saja yang bisa membuat website. Memang benar benar sih… . Sekarang, anda tak perlu pusing dengan berbagai bahasa pemrogaman. Anda dapat membuatnya hanya dalam waktu kurang dari sehari tanpa harus memiliki segala keahlian tersebut.

Pasti anda berfikir.. “sewa orang untuk buatin?”.

Bukan, itu memang salah satu caranya (kalau anda punya banyak uang). Tapi ada cara yang lebih simpel dan mudah… namun tetap powerful, sangat powerful malah. Yaitu dengan membuat Blog!

Masih nggak tahu cara membuat Blog?

Keperluan untuk Website Bisnis

Ya.. yang saya utarakan ini adalah keperluan untuk membuat website bisnis, sekali lagi… website bisnis!! Bukan website pribadi yang hanya untuk ajang keren-kerenan. Karena website bisnis harus dibuat sedemikian rupa sehingga terlihat profesional dan efektif untuk mencapai tujuan kita.

Ada tiga unsur utama yang harus anda ketahui dalam pembuatan website bisnis.

1. Domain

Domain adalah nama atau alamat sebuah website yang digunakan orang untuk bisa menuju dan membuka isi website yang Anda buat. Pakailah nama domain yang sesuai dengan jenis bisnis Anda, belilah domain .Com, . Net, . Info, . Org, atau Top Level Domain lainnya. Jangan memakai domain gratisan, apalagi sub domain dari penyedia jasa blog gratis (seprti .blogspot.com, atau .wordpress.com)

Apakah ini wajib..?

WAJIB sekali… alasannya apa?. Sudahlah… pokoknya wajib aja, hehehe. Karena dalam bisnis butuh keprofesionalan dalam pengelolaannya, termasuk dalam bisnis online. Dan salah satu wujud profesionalisme bisnis dalam dunia internet marketing adalah dalam penggunaan domain, khususnya Top Level Domain.

Simpel saja… mana mungkin orang akan percaya pada kita, kalau sebagai pebisnis kita mengeluarkan modal kecil untuk beli domain aja nggak mau?. Pebisnis nggak mau keluar modal jadinya.

Ibaratnya lagi, lebih terjamin mana… anda beli sebuah produk “berharga” pada seorang pribadi yang nggak anda kenal, atau pada sebuah sebuah perusahaan yang sudah memiliki nama PT atau CV ?. Nah… .Com atau .Net itu ibaratnya adalah seperti PT atau CV dalam sebuah nama perusahaan yang menjalankan usahanya secara profesional.

2. Hosting

Hosting adalah tempat untuk menyimpan file-file website Anda di sebuah server yang terhubung dengan jaringan internet. Agar website Anda bisa muncul di internet, file-file website Anda harus disimpan di sebuah server hosting.

Kenapa perlu memiliki hosting sendiri? Apakah ini juga wajib…

Iya… ini juga wajib. Namun utamanya bukan untuk masalah profesionalitas saja, tapi lebih untuk menjamin keberlangsungan dan kelancaran usaha anda di internet.

Hosting ini ibaratnya seperti sebuah ruko atau tempat usaha untuk meletakkan dan mendisplay berbagai produk anda. Agar usaha anda bisa terus berlangsung tanpa takut akan terkena “penggusuran”, maka sebaiknya anda memiliki tempat sendiri untuk usaha anda tersebut. Anda akan bebas mengaturnya, dan akan bebas memasarkan berbagai produk sebanyak yang anda suka.

jadi lebih baik memiliki hosting sendiri untuk website anda, daripada mendompleng pada situs lain. Iya kalau situs tersebut online terus… kalau situs tersebut ditutup oleh pemiliknya, maka tutup pula usaha anda.

3. Software (script) Website

Software untuk website ada yang sumbernya tertutup ada yang terbuka (dapat diambil gratis), seperti wordpress. Anda bisa menggunakannya sebagai software pembangun website anda. Anda tinggal menginstallnya di hosting , sehingga orang lainpun bisa mengakses bisnis anda dengan menggunakan domain anda.

Nggak tahu bagaimana cara install softwrae website wordpress di hosting?

Jika Anda sudah siap membuat sebuah website, anda tinggal memulai bisnis di internet anda secepatnya. Ya, secepatnya! atau anda masih saja bingung?

Biar nggak bingung terus… saya ada tipsnya. Mulai satu langkah pertama anda (apapun itu), yang penting jalan dulu, selebihnya dipikirkan sambil jalan. Jangan semua dipikirkan sekarang… ya pantas saja kalau anda jadi bingung terus kalau begitu.

Bisnis online, bagaimanapun saya yakin akan selalu menguntungkan. Namun bukan berarti tanpa resiko rugi lho ya… karena bagaimanapun setiap bisnis pasti akan selalu diikuti oleh untung/rugi. Namun demikian resiko rugi dalam bisnis online akan sangat lebih kecil daripada resiko rugi dalam bisnis offline.

Cara kerjanya praktis, tanpa risiko membawa atau men-stock barang-barang anda. Anda bahkan mampu menjual produk-produk afiliasi dan menghasilkan uang tanpa proses pengiriman atau pembuatan produk. Anda tinggal menjual produk orang lain melalui website anda. Dan…. anda hanya tinggal memulainya sekarang!

Tips saya jika anda membuat website

  • Buatlah website yang unik, yang berbeda dan tidak meniru tampilan yang sudah ada. Kalaupun menggunakan template yang sama… usahakan ada yang berbeda dari website anda, apapun itu!.
  • Perhatikan komposisi warna yang Anda buat. Gunakan corporate colour, atau warna cermin perusahaan anda sebagai warna utama.
  • Gunakan tampilan website yang mudah diingat dan enak dilihat oleh pengunjung. Anda cukup memerhatikan kerapian, keruntutan, dan konten yang informatif. Jangan meletakkan hal-hal yang rumit dan terkesan “mengotori” website anda.
  • Pakailah font tulisan pada website anda yang mudah dan nyaman dibaca oleh pengunjung. Jangan terlalu kecil atau besar. Jangan memilih font yang aneh-aneh dan terlalu artistik, gunakan font yang biasa saja. Kecuali usaha anda andalah usaha bidang Kreatif.
  • Letakkan link dan banner pada tempat yang tepat sehingga dapat dengan cepat dan mudah diakses oleh pengunjung.

Nah.. siap membangun website bisnis anda? Atau anda masih lebih memilih untuk bingung terus?. Kalau masih bingung dan ingin bertanya, silahkan sampaikan dikolom komentar aja.

Salam Hangat… Keep ACTION

Tips Memilih Desain Situs Web atau Blog yang Menarik dan Berkarakter

Desain situs adalah elemen penting dalam menilai seberapa menarik dan berkualitasnya suatu situs website atau blog anda. Meski ini bukanlah hal utama yang harus dipenuhi, namun akan lebih bagus lagi jika masalah desain situs ini juga kita perhatikan dalam situs kita masing-masing. Tidak peduli platform dasar apa yang anda pakai dalam membangun situs/blog anda (Joomla, WordPress, Drupal atau CMS lainnya).

Anda tentunya juga merasakan, bahwa jika kita mengunjungi sebuah situs yang selainnya isinya bermanfaat buat kita dan situs tersebut memiliki sebuah tampilan desain yang menarik, maka kita pasti akan betah menjelajahi halaman-halaman di situs tersebut. Nah, jika anda berhasil memilih desain situs yang sesuai, maka situs anda bisa terlihat professional dan akan menghilangkan kesan bahwa situs anda dibangun dengan “ala kadarnya”. :)

Anda tahu apa yang bisa dilakukan desain blog anda terhadap para pengunjung ?

Desain sebuah situs bisa berbicara banyak hal, dan kadang memang tidak mudah untuk dipahami semua orang. Jika pengunjung anda adalah penyuka keindahan, maka ia akan menyukai blog anda jika blog anda tersebut memiliki tampilan yang menarik, meski mungkin tidak terkesan glamour. Namun jika pengunjung anda adalah lebih suka informasi dari situs/blog anda daripada desain, maka yang bisa membuatnya betah adalah content situs/blog anda yang bisa bermanfaat baginya.

Nah, bagaimana jika pengunjung anda adalah penyuka keindahan dan informasi yang bermanfaat ?. Tentunya dengan memiliki sebuah blog yang memiliki desain yang bagus dan content yang bermanfaat, maka itu adalah kombinasi yang sangat kuat untuk membuat blog anda jadi disukai banyak orang.

Namun kadangkala ada kesalahan yang dilakukan oleh para pemilik blog terkait penerapan atau pemilihan sebuah desain tampilan bagi blsitus mereka. Karena sedikit saja salah dalam mengaplikasikan atau memilih tampilan bagi situs anda, maka situs justru akan terlihat aneh. Biasanya masalah yang terlihat adalah ketidaksesuain antara pemilihan bentuk desain dengan tema situs. Seperti misalnya ada sebuah blog yang bertema Bisnis… namun desain tampilan yang digunakan berbau olahraga. :)

Antara tema blog dan desain blog adalah ibaratnya seperti jenis pekerjaan anda dengan penampilan anda. Antara jenis pekerjaan dengan penampilan harus “match” atau sesuai. Misalkan anda bekerja sebagai karyawan kantor, maka penampilan anda harus mencerminkan bahwa anda adalah seorang karyawan yang bekerja dikantor, misalkan dengan memakai baju hem, celana kain, sepatu, dls. Jangan sampai anda bekerja sebagai seorang karyawan kantor, namun penampilan anda dikantor seperti seorang olahragawan, yang memakai kaos, celana, dan sepatu olah raga untuk bekerja.

Tidak match bukan ? :)

Demikian pula dalam pemilihan tampilan bagi situs/blog kita, kita harus pandai-pandai memilih desain yang sesuai dengan tema situs atau bisnis kita. Pilihlah desain yang selain bagus tapi juga mampu mencerminkan blog anda sehingga bisa menampilkan karakter dari blog anda.

Namun tidak perlu khawatir, karena untuk dapat menentukan desain situs yang bagus dan baik anda tidak harus menjadi seorang seniman atau lulusan fakultas desain visual. Saya memiliki beberapa tips sederhana yang biasa saya terapkan dalam setiap situs yang saya bangun. Dengan berpatokan pada beberapa hal sederhana di bawah ini, maka anda pun dapat memilih sendiri desain situs mana yang cocok dan pas untuk situs anda.

Namanya juga tips, jadi cocok tidaknya kembali ke selera anda :) .

Berikut tips sederhana saya untuk memilih desain situs yang baik dan cocok :

  1. Perhatikan pemilihan dan kombinasi warna. Jangan sampai warna yang anda pilih bertabrakan, dalam artian terlihat begitu kontras. Atau sebaliknya, sangat redup dengan perpaduan warna yang aneh yang bukannya enak dilihat, namun justru membuat mata jadi sakit melihatnya. Jika warna dasarnya gelap, maka pilihlah warna depan yang lebih terang sehingga bisa terlihat/terbaca. Jika anda mendasain sendiri gambar-gambar pendukung untuk ditampilkan di situs, maka buatlah dengan warna yang cocok dengan warna dominan di situs anda.
  2. Perhatikan gambar-gambar pendukung. Sebagai contoh, jika anda membangun sebuah situs kuliner, maka gambar-gambar pendukung yang seharusnya ada adalah gambar-gambar makanan dan bukannya gambar hewan. Meski mungkin kuliner anda berbicara masalah daging hewan tertentu. Pilih juga warna dan bentuk gambar yang sesuai dengan warna latar dan space yang tersedia, sehingga bisa proporsional.
  3. Perhatikan penggunaan font. Baik dari ukuran maupun pemilihan jenis font, haruslah yang proporsional dan nyaman untuk dibaca semua orang. Gunakan font-font yang umum dan mudah dibaca orang lain, jangan gunakan font yang terlalu artistik untuk blog yang bertema non-desain. Jangan menggunakan terlalu banyak jenis font dalam satu situs. Seperti blog ini, saya hanya menggunakan 2-3 jenis font, utamanya yakni font Verdana untuk artikel, dan Trebuched untuk judul.
  4. Perhatikan tata letak ruang/space. Jaga kerapian dan keseimbangan di blog anda dengan menata space yang proporsional untuk tulisan dan space untuk gambar. Susunlah serapi dan sebagus mungkin sehingga orang juga senang merasakannya.
  5. Perhatikan kerapian blog dengan meletakkan segala bentuk elemen pendukung di tempat yang tepat. Jika anda memiliki banyak banner dan iklan teks, maka letakkan banner dan iklan-iklan tersebut ditempat yang tepat, mudah dan enak dilihat. Jangan meletakkan terlalu banyak banner dan iklan dalam satu blog, dan jika ada susunlah sedemikian sehingga terlihat rapi dan tidak terkesan “berserakan”, kecuali jika situs anda memang 100% untuk tujuan mendapatkan profit dari pemasangan banner dan iklan teks.

Demikian tadi beberapa tips sederhana memilih desain untuk situs. Semoga dengan tips sederhana tadi, setiap situs anda dapat benar-benar mewakili apa yang ingin anda publikasikan melalui dunia web.

Sekali lagi ini hanyalah sebuah tips, bisa cocok bisa tidak dengan anda… tergantung selera anda.

Dan sekali lagi, silahkan berikan komentar anda tentang tips ini. Baik kritik, masukkan, maupun tambahan tips dari anda. :)

Pasti Bermanfaat… Keep ACTION.

 

Conversion Rate vs Traffict… Jangan Bangga Dengan Jumlah Pengunjung Website Yang Besar

Mungkin anda juga tahu dan merasakan.. bahwa dunia internet marketing saat ini telah penuh sesak dengan berbagai strategi marketing online. Tak terhitung sudah berapa banyak orang yang membuat tulisan dan atau membahas topik tentang strategi internet marketing yang handal di situsnya masing-masing, strategi internet marketing terbaru tentunya. Isinya pun mulai dari pembahasan tentang bagaimana cara pencarian trafik melalui teknik SEO, PPC, iklan baris, Social Media, dls.

Semua berkutat pada pembahasan bagaimana strategi marketing untuk bisa mendatangkan pengunjung sebanyak mungkin. Padahal masih sangat banyak aspek di luar itu yang juga harus diperhatikan. Meski memang tidak bisa dipungkiri bahwa traffict adalah urat nadi dalam bisnis kita di internet.

Seperti yang saya bilang tadi, sebenarnya masih ada berbagai hal yang sebaiknya kita perhatikan dan prioritaskan dalam kegiatan marketing kita di internet. Salah satunya adalah Conversion Rate.

Nah lho… Apa itu Conversion Rate?

Conversion Rate atau Tingkat Konversi (dalam konteks dunia internet marketing) merupakan persentase dari jumlah pengunjung website kita yang kemudian melakukan tindakan tertentu yang kita inginkan. Entah berupa tindakan pembelian, pengisian form, pendownload-an, atau hal lain apapun yang kita tujukan dari kedatangan mereka ke situs kita.

Sekali lagi… tindakan yang dimaksud disini bisa apapun atau bermacam-macam jenisnya tergantung tujuan dari dibuatnya website kita. Misalnya, pada website e-commerce tindakan yang diinginkan biasanya adalah pemesanan produk. Bagi website seorang penulis majalah online, tindakan yang diingkan bisa saja berupa pendaftaran berlangganan tulisan melalui RSS atau Email Subscribtion. Sedang bagi situs/blog yang dimonetize dengan iklan slot, pasti yang diinginkan adalah dilakukannya KLIK pada iklan yang terpasang. Dan masih ada lagi berbagai tujuan yang lain…

Ukuran Conversion Rate (CR) dapat dilihat atau dihitung dengan cara membandingkan jumlah pencapaian tujuan yang didapat vs Total jumlah pengunjung (traffict).

Jumlah Pencapaian Tujuan : Traffict = Conversion Rate (CR). Semakin tinggi Conversion Rate (CR) sebuah website berarti semakin sukses website tersebut dalam mencapai tujuannya. Sebaliknya, tingkat konversi yang rendah dapat menjadi tolak ukur kelemahan dari website tersebut. Semoga anda bisa menangkap poinnya.

Nah, dari sini kita tahu… bahwa kesuksesan sebuah website ternyata tidak “mutlak” diukur dari jumlah pengunjungnya setiap hari atau bulan, tapi juga dilihat dari Conversion Rate (CR) yang didapat.

Pengunjung banyak tapi tujuan yang ingin didapat sedikit hasilnya… maka website tersebut belum bisa dibilang berhasil. Pengunjung sedikit tapi tujuan yang ingin didapat besar hasilnya… maka inilah yang bagus. Tapi bila Pengunjung sedikit dan tujuan yang ingin dicapai juga sedikit hasilnya… maka itu “apes” namanya

Conversion Rate ini merupakan salah satu poin yang jarang diperhatikan oleh para “pemula” dalam internet bisnis. Banyak internet marketer “muda” yang lebih terfokus pada pencarian traffict sebanyak-banyaknya. Padahal ratusan, ribuan, jutaan, atau milyaran traffict tersebut (hahaha… ada gak ya situs yang traffict-nya milyaran per hari?) akan menjadi sia-sia saja jika si pengunjung tersebut tidak melakukan apa yang kita inginkan. Meski (sekali lagi) tidak bisa dipungkiri bahwa traffict besar memberikan kemungkinan hasil yang lebih banyak.

Saya coba berikan sebuah contoh penghitungan Conversion Rate… semoga bisa diterapkan dalam situs kita.

Misalnya, ada sebuah toko online atau e-commerce yang setelah oleh pemiliknya dilakukan pengiklanan yang super duper masif di berbagai media di internet… akhirnya bisa mendapat 1 juta kunjungan per hari. Namun, penjualan dari toko online itu ternyata tidak lebih dari 10 transaksi penjualan per hari (ambil angka mudah saja).

Apa ada yang salah dengan ini?

Ya ada tentunya… masa dengan memiliki pengunjung 1 juta setiap hari tapi yang membeli cuma 10 orang?. Yang salah disini tentu adalah Conversion Rate-nya.

Jika dihitung dengan menggunakan formula CR yang saya sebutkan diatas tadi, maka Conversion Rate (CR) dari toko online tersebut adalah :

Jumlah Pencapaian Tujuan : Traffict = Conversion Rate (CR)

10 : 1.000.000 = 0.00001 %

Sangat kecil sekali Conversion rate tersebut… baiknya CR yang kita dapet minimal adalah 1% – 3%. Artinya dari 100 pengunjung minimal kita memperoleh 1 – 3 orang yang melakukan tindakan yang kita inginkan. Lebih dari itu akan lebih baik tentunya

Nah.. oleh sebab itu, strategi marketing online yang baik tidak boleh hanya berorientasi pada jumlah traffict yang besar saja, melainkan juga harus memperhatikan bagaimana agar Conversion Rate yang dihasilkan juga besar.

Mungkin saya tidak menjabarkan secara gamblang bagaimana saja teknik meningkatkan CR yang bagus, karena itu akan sangat kompleks dan bermacam-macam caranya tergantung dari jenis website kita. Saya harap anda mau inisiatif mencari informasinya di internet, sesuaikan dengan jenis website anda. Be active and creative..!!

Tak lupa saya juga berharap anda mau inisiatif memberikan komentar atau feedback dari tulisan saya ini di kolom komentar.. hehehe. Jadi jika ada yang salah atau kurang dalam posting kali ini silahkan ditambahi, ayo share pengetahuan kita.

Salam Hangat… Keep ACTION